Detikdeal Gulung Tikar ?!
DetikDeal keluar dari bisnis dailydeals kah ?
Kabar yang berhembus bahwa DetikDeal sudah tidak menawarkan promosi deals harian lagi semakin kencang. Simpang siur berita ini juga semakin diyakini dengan sudah lenyapnya semua deals yang biasanya meramaikan website penyedia promo harian yang disokong oleh raksasa media online Indonesia yaitu detik.com. Tepatnya, promo daily deals dari DetikDeal telah habis kurang lebih 2 minggu lalu, yaitu terhitung sejak tanggal 19 Agustus lalu.
DetikDeal Vs Deal Keren & Disdus
Entah mengapa website yang baru didirikan pada Mei 2011 ini memilih untuk mundur dari persaingan bisnis group buying Indonesia. Mungkin disebabkan karena semakin kuatnya 2 pemain daily deals Indonesia, yaitu deal keren dan disdus dengan akuisisi yang LivingSocial dan Groupon lakukan pada 2 website ini.
Hampir dipastikan akan susah sekali untuk dapat menyaingi dealkeren dan disdus dalam bisnis group buying Indonesia, mengingat dealkeren telah mengklaim jika mereka memiliki lebih dari 60% pangsa pasar, bahkan mampu menjual rata-rata lebih dari 1000 kupon setiap deals-nya.
Padahal di Indonesia sendiri, pemain bisnis ini tergolong masih sedikit, bahkan belum mencapai angka 100. Dibandingkan dengan Korea yang lebih kecil dari Indonesia, ada sekitar 300 website dimana mereka mampu bertahan bersama-sama. Bagaimanakah dengan pasar Indonesia? Akankah persaingan terjadi secara bebas, monopoli ataukah duopoli ?
Banting Setir dengan Cut Loss !
Saya yakin beberapa dari kalian sudah familiar dengan nama Valadoo. Mereka merupakan salah satu penyedia promo harian Indonesia. Valadoo banting setir untuk lebih fokus ke area wisata, travel dan liburan dengan semua penawaran trip wisata, tiket resmi menonton konser, pertandingan sepak bola yang mereka tawarkan. Yang dimana menurut saya adalah strategi yang sangat pintar ! Valadoo Getaway menargetkan pasar niche untuk menghindari persaingan langsung dengan sang penguasa pasar sekaligus menjadi lebih fokus dengan bisnis yang mereka jalankan.
Selain itu, strategi untuk hanya berfokus di satu daerah saja juga sangat efektif, misalnya hanya memberikan satu promosi di daerah Yogyakarta seperti yang dilakukan oleh mbakdiskon atau Sumosave di Medan. Dengan kata lain, menargetkan dan berfokus di sebauh daerah yang cukup prospektif yang belum dijamah oleh para raksasa pasar. Lower Competition, Lower Cost.
Persaingan online bisnis di Indonesia terasa semakin sengit dan menarik. Jika sebuah website dengan sokongan portal berita raksasa sekaliber detik.com saja bisa dibuat pontang panting, maka Anda harus terus waspada untuk dapat bersaing dengan para pemain kakap dengan semua inovasi dan kreatifitas layanan yang Anda tawarkan.


Hampir sama dengan facebookdeal yg ditutup juga. Detik cuma coba2…iseng ajah